Google Search

Sabtu, Mei 29

Iri tanda tak mampu

Sebulan terakhir ini, rasa iri selalu menjadi bahan utama merasuk ke dalam hati saya, mudah2an wajah ini tidak kehilangan aura baiknya ya.. Seorang sahabat seperti menjauh dan melupakan saya, saya tidak menyalahkannya karena saya yakin dia tetap sahabat terbaik bagi saya, yang meracuni perasaan ini adalah saya iri dengan kebebasan yang dia punya karena kondisi yang dia punya saat ini, dia bisa punya waktu untuk hang out sampai dia lelah, bisa berkarir dengan penghasilan yang lumayan dan bisa beli stuff yang keren2.. Ahh sudahlah mungkin saya hanya rindu dengan masa2 kebebasan yang saya punya dulu saja, toh sekarang saya sdh diberikan kepercayaan sama Tuhan untuk membesarkan 2 anak lelaki yang ganteng-ganteng ini.
Rasa iri yang lain adalah, melihat kebahagian pasangan suami istri yang memampangkan foto2 mesra mereka di jejaring sosial, seperti melihat mereka pasutri yang tanpa pernah ada masalah, mesra dan bisa pacaran selalu betapa hangatnya. Prikitiww (kata Sule). Itukan yang terlihat dari luarnya saja ya, rumput tetangga emang keliatan selalu hijau daripada rumput sendiri. Mungkin saya hanya merindu kehangatan sewaktu pacaran dengan seseorang. Ahh masalalu biarlah berlalu ya, sekarang waktunya menunjukkan menjadi istri dan ibu yang baik.
Masih adakah rasa iri lain ? Iya ada… he he he rasa irinya bilang, kenapa kakak2 ipar dari kakak kandung saya lebih mapan kehidupannya dibanding dengan diri saya ya, xi xi xi … Dan kenapa teman saya yang lain bisa akur ya sama kakak ipar dari pasangannya ? Mungkin saya hanya butuh perhatian yang lebih saja saat ini. Ahh kenapa jadi harus iri ya? Cukup dengan mendoakan : Semoga semua seluruh ipar di dunia ini bahagia lahir batin, mungkin bisa membuat hati saya jadi berlapang dada dan tidak mengiri lagi.
Biar ada kata pepatah Iri tanda tak mampu, emang iya saya tidak mampu ha ha ha… Sekali lagi saya diberi pembelajaran oleh Allah untuk tidak mengeluh, belajar ikhlas kenapa harus susah melihat orang bahagia, kenapa bahagia melihat orang lain susah ? Itu hal yang tidak terpuji, moga2 ini hanya perasaan yang cepat menghilang dan tidak menjadi watak saya, amin.

0 komentar:

Poskan Komentar