Rindu ini benar-benar luar biasa membutuhkan teman.
Semua hal yg direncanakan diluar kendali krn Allah lah Yang Maha Perencana.
Tiada terduga waktu terus berjalan dan bergulir hari ke hari menjadi bulan ke bulan..
Lusa sudah masuk Bulan Ramadhan dan aku ? Persiapan mental begitu mengecewakan diri sendiri, seakan merasa diri tidak pantas berada di Bulan Ramadhan, entah apa yang terjadi..
Diriku begitu jauh dari Allah...
Rasanya tak pantas menyesali diri, hari ini bulatkan tekad mendekat kan diri ke Allah kembali, membersihkan hati yg gelisah, pikiran yang mulai ngelantur, mudah-mudahan Allah mau terus menerus memaafkan hamba-Nya yang kehilangan arah. Walaupun tahun ini memulai ibadah puasa tanpa ditemanin kedua orang tua, aku berharap aku bisa Ya Allah, melakukan rutinitas bertarawih bareng dengan keluarga kecilku, pergi sholat Shubuh berjemaah aku pasti merindukan rutinitas bersama kedua orang tuaku. Seharusnya aku pantas dan waktunya berubah, tiada boleh mengandakan memori bersama orang tua karena sudah bersuami dan mempunyai buah hati. Hanya saja aku cepat terpengaruh dengan situasi.. Kalau dulu perayaan ulang tahun sekedar makan kue tart, tapi Ayah selalu membimbing doa kepada Allah dan aku rindu doanya itu. Atau gedoran pintu kamarku di Shubuh hari oleh si Ibu untuk membangunkan sholat sdh waktunya. Apakah aku hanya mencari alasan yang menyebabkan aku jauh dari Tuhan-KU, atau karena ketidak tauanku memakan yang dilarang Allah ? Sehingga aku dan jiwaku menjadi luluh lantak, hilang semangat, penyakit menyerang... Ya Rob.. Aku memohon diberi kesempatan merasakan Bulan yang penuh maghfiroh Mu ini, Bertaubat atas segala dosa yang tidak sengaja kulakukan baikpun disengaja kulakukan, memohon diberikan waktu untuk lebih syukur nikmat atas rezeki yang Kau berikan. Menjadi bayi yang terlahir dengan diampuninnya dosa-dosa hamba.
Marhaban ya Ramadhan, semoga tahun ini menjadi berkah yang lebih baik lagi dan semoga hamba masih diberi kesempatan dapat berkumpul dengan kedua orang tua dan sanak saudara di dunia ini sekarang dan Ramadhan mendatang / tahun depan..
Semua hal yg direncanakan diluar kendali krn Allah lah Yang Maha Perencana.
Tiada terduga waktu terus berjalan dan bergulir hari ke hari menjadi bulan ke bulan..
Lusa sudah masuk Bulan Ramadhan dan aku ? Persiapan mental begitu mengecewakan diri sendiri, seakan merasa diri tidak pantas berada di Bulan Ramadhan, entah apa yang terjadi..
Diriku begitu jauh dari Allah...
Rasanya tak pantas menyesali diri, hari ini bulatkan tekad mendekat kan diri ke Allah kembali, membersihkan hati yg gelisah, pikiran yang mulai ngelantur, mudah-mudahan Allah mau terus menerus memaafkan hamba-Nya yang kehilangan arah. Walaupun tahun ini memulai ibadah puasa tanpa ditemanin kedua orang tua, aku berharap aku bisa Ya Allah, melakukan rutinitas bertarawih bareng dengan keluarga kecilku, pergi sholat Shubuh berjemaah aku pasti merindukan rutinitas bersama kedua orang tuaku. Seharusnya aku pantas dan waktunya berubah, tiada boleh mengandakan memori bersama orang tua karena sudah bersuami dan mempunyai buah hati. Hanya saja aku cepat terpengaruh dengan situasi.. Kalau dulu perayaan ulang tahun sekedar makan kue tart, tapi Ayah selalu membimbing doa kepada Allah dan aku rindu doanya itu. Atau gedoran pintu kamarku di Shubuh hari oleh si Ibu untuk membangunkan sholat sdh waktunya. Apakah aku hanya mencari alasan yang menyebabkan aku jauh dari Tuhan-KU, atau karena ketidak tauanku memakan yang dilarang Allah ? Sehingga aku dan jiwaku menjadi luluh lantak, hilang semangat, penyakit menyerang... Ya Rob.. Aku memohon diberi kesempatan merasakan Bulan yang penuh maghfiroh Mu ini, Bertaubat atas segala dosa yang tidak sengaja kulakukan baikpun disengaja kulakukan, memohon diberikan waktu untuk lebih syukur nikmat atas rezeki yang Kau berikan. Menjadi bayi yang terlahir dengan diampuninnya dosa-dosa hamba.
Marhaban ya Ramadhan, semoga tahun ini menjadi berkah yang lebih baik lagi dan semoga hamba masih diberi kesempatan dapat berkumpul dengan kedua orang tua dan sanak saudara di dunia ini sekarang dan Ramadhan mendatang / tahun depan..
0 komentar:
Poskan Komentar